Diskusi: Musik, Lokalitas, dan Pengarsipan

palmer.jpg

Beberapa hari sebelumnya, Palmer Keen dan Albert Rahman Putra melakukan penelitian bersama mengenai musik-musik Minangkabau yang terbilang tidak banyak dimainkan. Albert selaku tuan rumah menggiring ethnomusikolog ini pada beberapa pilihan yang bisa mewakili wajah musik di Minangkabau: Musik rakyat atau hiburan Rakyat diwakili oleh Talempong Sambilu dan tradisi sastra lisan Basijobang; Musik ritual (black) magis Basirompak; Musik ritual Islami Muluk; dan musik yang warisan kerajaan masa lampau yang belakangan susunannya di-re-formasi oleh salah satu institusi seni agar menyerupai talempong pacik, salah satu kesenian perkusi melodic yang cukup populer di Minangkabau.

Diskusi ini akan membahas temuan dua ethnomusikolog ini, terutama pandangan Palmer Keen terhadap musik-musik yang merepresentasikan sebuah lokalitas tersebut, dan seputar aktvitasnya dalam melakukan pengarsipan. Diskusi ini akan berlangsung di taman api unggun Komunitas Gubuak Kopi, terbuka untuk umum, dan akan dimoderasi langsung oleh Albert Rahman Putra.

Mari hadir

_______________

repost blog Gubuakkopi

Iklan

Silahkan komentar dan tanggapi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s