BUJANGKATAPEL | Art Archives

Memetakan dan Membaca Arsip, Merayakan Keberagaman

The Panitia: Obat Sakit Kepala dan Gangnam Style

arpThe Panitia adalah sebuah vidio yang didirektori oleh Albert Rahman Putra. Kaya ini merekam kesibukan panitia dalam mempersiapkan sebuah event ((event: Katincak U Nyai — U Nyai). Vidio ini tidak memiliki narasi yang diatur khusus untuk mengarahkan penonton, yang ada hanyalah suara-suara yang terekam apa adanya. Selain itu, dalam vidio ini terdapat benyak kode-kode (tanda) yang informatif dan cukup mudah dicerna, seperti keterangan waktu, suasana ruangan, ekspresi — ekspresi dan banyak hal lainnya. Apa yang direkam ataupun terekam semuanya cukup untuk membicara apa yang ingin dibicarakan dalam vidio ini.

“saya tidak perlu meremehkan penonton dengan memberinya narasi untuk membaca apa yang  mereka lihat, ” Albert, kamis (20/12/12), Padangpanjang.

Pada vidio “The Panitia” terlihat beberapa orang panitia yang tengah sibuk dengan pekerjaan mereka, dan masih bekerja hingga larut malam, terlihat disana juga hadir kode seperti obat sakit kepala, panitia lain yang sedang tidur dengan ekspresi letih. Kemudian empat orang panita, yaitu Fajar, Joe, Indra dan Vatlel Kayo yang menghibur diri dengan melakukan tarian dengan iringan musik Gangnam Style yang saat ini sedang booming.

Ketika ditanya tentang makna dan capaian yang diinginkan dari karya vidio tersebut secara umum, Albert menjelaskan bahwa apa yang disajikan adalah apa yang ingin disajikan,

“jelas atau tidak, jelek atau bagus, bermakna atau tidak, karya iseng-iseng, komprehensif dan ataupun bukan, semunya adalah benar. Penonton boleh menganggap pengarang (director) nya sudah mati,” tambah Albert.

Begitu juga dengan judul, THE PANITA, menurut dia hanyalah fenomena menarik dari pemahaman masyarakat disekitarnya tentang defenisi kata “panitia”.

“ada yang mendefenisikannya seperti kata kru (Crew), pekerja, ada yang membedakannya secara tegas, ada juga yang mendefenisikannya seperti layaknya persepsi Pantia ( kata Committee dalam bahasa inggris), ajang eksis, ataupun orang yang tidak ingin eksis, ada yang melihatnya sebagai pekerjaan yang dilakukan secara sukarela, atapun profesi. Bagi saya kata “Panitia” hari ini dan disini adalah istilah baru yang memiliki defenisi lebih luas dari kata crew dan atau committee,” jelas Albert.

Karya vidio yang diedit dengan sederhana ini Direkam pada dini hari (pukul 03.00 — 05.30 WIB) 18 Desember 2012, dan dipublis oleh BUJANGKATAPEL Production pada 18 Desember  19.00 WIB. (Pub/KUU)

Nonton:

____

Artikel sebelumnya dipublikasi di : Blog Katincak U Nyai – U Nyai

Ayo tanggapi atau komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 21 Desember 2012 by in Arsip Blog and tagged , , , , , , , .

BUJANGKATAPEL JURNAL ONLINE

Blog ini dikelola oleh @albertrahmanp, sebagai media pengarsipan personal dan kolektif, serta publikasi kajian singkat seputar seni dan sastra.

KONTAK

Jl. Btg Suliti 76 Perumahan Batu Kubung, Kabupaten Solok - Sumatera Barat. 23761

www.bujangkatapel.wordpress.com
email: bujangkatapel@yahoo.co.id
twitter: @bujangkatapel
Facebook: Bujangkatapel Art Foundation

On Facebook

On Twitter

Archives (Arsip)

%d blogger menyukai ini: