BUJANGKATAPEL | Art Archives

Memetakan dan Membaca Arsip, Merayakan Keberagaman

Kelompok Studi Baru Dari Solok

Apa itu Komunitas Gubuak Kopi?

Komunitas Gubuak Kopi sebuah kelompok yang dikelola muda mudi asal Solok. Awalnya mereka adalah anak muda yang kebingungan mengisi kegiatan di kampung sendiri, Solok. Mereka adalah mahasiswa yang sering pulang ke Solok setiap Sabtu dan Minggu.

“Selama ini saptu minggu hanya dilewati dengan beberapa cerek kopi, bicara ngaur tentang ide-ide baru, berlagak bisa tapi tidak melakukan, bicara bisa dan hanya bisa bicara” begitulah mereka menggambarkan kebiasaan mereka sebelum adanya komunitas ini. Tidak tahan selalu melakukan hal yang sama, akhirnya mereka sepakat membangun sebuah kelompok.

Awalnya mereka sempat menjadi bahan tertawaan karena sering pulang, menurut kawan-kawanya mereka adalah sekelompok manusia yang tidak jelas. Namun hal tersebut ternyata dianggapnya sebagai batu yang dilemparkan pada mereka lalu mereka susun menjadi sebuah benteng yang kuat.

Setelah melakukan beberapa kegiatan akhirnya kelompok ini mendapat respon positif dari kawan-kawan sebaya lainya baik itu yang sering pulang kesolok maupun yang jarang pulang ke Solok. Lalu mulailah mereka bergerak lebih serius dengan membentuk sebuah komunitas yang mereka namai Gubuak Kopi. Anggotanya pada saat itu hanya beberap orang saja. Lalu setelah terus melakuan kegiatan dan melakukan publikasi melalui media blog akhirnya komunitas ini cukup menjadi perhatian.

Media Publikasi?

Banyak dari pembaca tulisan-tulisan mereka diblog yang menantikan tulisan tebaru mereka atau menantikan kabar-kabar terbaru tentang Solok yang mereka tulis. “Media publikasi saat ini adalah blog yang sekaligus merupakan official blog. Saat ini isinya masih berupa tulisan seperti ulasan, esai, wawancara, dan kegiatan – kegiatan komunitas”. Mereka juga sangat sadar bahwasanya tidaklah semua warga dapat mengakses internet namun untuk saat ini barulah hal tersebut yang dapat dilakukan

Rencana Kedepan Kedepan

            Personal yang tergabung dalm komunitas ini memiliki bidang peseialis yang berbeda-berda. Dilura sana mereka adalah mahasiswa dengan studi yang berbeda-beda. Namun mereka meiliki kesamaan tujuan yaitu untuk menggalli setiap potensi yang ada di Solok sesuai dengan bermacam kemampuan yang kami miliki.

             Kedepanya mereka berencana untuk menyajikan karya-karya mereka berupa media video baik itu berisi kegiatan komunitas, film, documenter, dan lain sebagainya. Selain yang juga akan di pajang melalui media blog, video tersebut juga akan dipertontonkan pada masyarakat banyak secara gratis.

“hal tersebut kami lakukan dengan maksud untuk mendistribusikan ilmu secara gratis pada masyarakat”. Namun hal tesebut belum bisa mereka realisasikan. Karena sebagai komunitas baru masih banyak hal yang mereka butuhkan seperti tempat secara pasti, media perekam, dan media layar lebar seperti proyektor layer tancap. Dan juga mereka melakukan semacam diskusi-diskusi, penyuluhan, dan seminar-seminar secara gratis.

“Untuk itu kami sangat mengharapkan banyak bantuan dan dukungan baik itu dari masyarakat maupun pihak pemerintahan dalam mewujudkan kegiatan-kegiatan kami”.

Diantarnaya saat ini yang tercatat sebgai anggota yang aktif di komunitas Gubuak Kopi adalah Albert Rahman Putra (Padang Panjang) Fandy Edwado (padang), Yosalli (Bukiitinggi), Dian Yudistira (Solok), Argi Dwi Wahyudi (Padang), Apri Yudhi (Padang), Yuyut Jemira (Bandung), Relon Taufik (Pekan baru), Rivo Siregar (Payakumbuh), Koni Kurniawan (payakumbuh), Oktario Putra (padang), Frikel Adila (padang), Yogi Okta (padang), Gebri Ela (Jakarta).

Saat ini mereka tersebar di banyak daerah. Walau kegiatan mereka terkait dengan masyarakat Solok namun anggota tidak harus yang berdomisili di Solok. Yang terpenting adalah kontribusi dari kawan-kawan dimanapun mereka berada.

Tujuan utama dari komunitas ini diantaranya ikut mencerdaskan kehidupan masyarakat sekitar, menanggapi fenomena serta ikut mencarikan solusi dari setiap masalah yang ada disekitar. Namun menurut Koordinator “kedepanya akan ada banyak hal yang kami lakukan seperti menggali serta promosi terhadap potensi – potensi apa saja yang ada di Solok baik itu individu, budaya, wisata, dan lain sebagainya”

Ayo tanggapi atau komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14 Januari 2012 by in Arsip Blog and tagged , , .

BUJANGKATAPEL JURNAL ONLINE

Blog ini dikelola oleh @albertrahmanp, sebagai media pengarsipan personal dan kolektif, serta publikasi kajian singkat seputar seni dan sastra.

KONTAK

Jl. Btg Suliti 76 Perumahan Batu Kubung, Kabupaten Solok - Sumatera Barat. 23761

www.bujangkatapel.wordpress.com
email: bujangkatapel@yahoo.co.id
twitter: @bujangkatapel
Facebook: Bujangkatapel Art Foundation

On Facebook

On Twitter

Archives (Arsip)

%d blogger menyukai ini: