BUJANGKATAPEL | Art Archives

Memetakan dan Membaca Arsip, Merayakan Keberagaman

Kabut Andaleh

Kabut Andaleh

Andaleh. Kampung kecil di kaki marapi (bukan merapi).

Aku baru disini.

Marapi meletus, Bukittinggi rusuh dan kami biasa saja.

Hanya berwuduk di sungai berlahar dingin.

Di sini, di balik kabut dingin dan hujan Marapi menyapa.

Berbuka puasa menyaksikan puluhan santri memutar tasbihnya.

Barangkali ini yang membuat Marapi menyapa.

 

Dua hari di sini malu hanya melihat saja.

Salam untuk Marapi, terimakasih telah bersahaja.

Bambu mengangguk entah pada siapa.

Air beriak menghanyutkan dosa.

Dan Kabut berebut masuk menuju sendi.

Surau Naqsyabandiyah - Andaleh Padangpanjang (Foto: ARP - 2011)

Surau Naqsyabandiyah – Andaleh Padangpanjang (Foto: ARP – 2011)

“Ilahi Anta Maqsudi Wa Ridhoka Mathlubi” Albert Rahman putra @ di kaki Marapi Padangpanjang besama ikhwan Tarekat Naqsabandi 04 agust 2011 Andaleh-Padangpanjang

One comment on “Kabut Andaleh

  1. Erdien FOREDI
    20 Agustus 2011

    Amboi…. indahnya suasana tuh tempat! Subhanallah!!!

Ayo tanggapi atau komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BUJANGKATAPEL JURNAL ONLINE

Blog ini dikelola oleh @albertrahmanp, sebagai media pengarsipan personal dan kolektif, serta publikasi kajian singkat seputar seni dan sastra.

KONTAK

Jl. Btg Suliti 76 Perumahan Batu Kubung, Kabupaten Solok - Sumatera Barat. 23761

www.bujangkatapel.wordpress.com
email: bujangkatapel@yahoo.co.id
twitter: @bujangkatapel
Facebook: Bujangkatapel Art Foundation

On Facebook

On Twitter

Archives (Arsip)

%d blogger menyukai ini: