Penumpang Tagak; antara Pahala, Egois, dan Setoran

 

8gambar diatas bujang ambil di bus angkutan solok bukittinggi.

Tagak (minangkabau language) = Berdiri

 

“kok dipaksain sih pak supir? kan kasihan dia berdiri. lagian itu mungkin udah jatah supir yang lainya.” kata salah seorang ibu penumpang duduk

“kasihan, kayaknya dia buru – buru. lagian kalo ga naik bus ini dia harus tunggu bus lain skitar 1 jam lagi. dan kebetulan saya musti kejar setoran buk” . sopir bus.

“tapi sesak neh pak sopir, lagian ketek mereka bau”. salah seorang penumpang lagi berbisik.

“untung yang beridiri masih muda – muda, jadi ga musti ada yang nggantiin gue duduk”. salah seorang penumpang muda bersyukur

“untung gue duluan yang naik”. penumpang lain.

*cerita ini adalah fakta dan sedikit lebay.. ;DD

“bukan pesan pribadi”

Iklan

Silahkan komentar dan tanggapi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s