BUJANGKATAPEL | Art Archives

Memetakan dan Membaca Arsip, Merayakan Keberagaman

Cermin

Ditempat nan sempit itu sebuah kaca tak bertrali mendidinding tak sopan disana

Apa yang ingin dikatakan arsitek itu?

aku tak tahan ingin mengintipnya, ada pemandangan apa dibalik sana.

Dibalik kaca itu aku melihat seorang anak yang menyedihkan

Bahkan ku kira lebih menyedihkan dariku

Bocah itu hanya terdiam dia juga menatapku dalam

Parasnya seolah olah ingin mengatakan sesuatu yang sepertinya sulit ia sampaikan

Ahai.. alis matanya sepertinnya meminta maaf atas ketidak sanggupannya menahan nafsu keingintahuannya, dia pendosa.

Aik, Idungya memerah. sepertinya dia menyadari kalau dia adalah pendosa.

Tatapan matanya yang tajam membuatku yakin dia belum berniat berjalan lurus, seolah ada misi yang ingin digapainya.

Aih… Alangkah malangya bocah itu kawan…

Dia sepertinya menyadari dan menyesali kesalahannya namun keingintahuan mengalahkanya.

Aku tersenyum padanya.

Dia membalas, senyumannya bilang “belajarlah dari proses itu boy”

Oh tidak,,, kaca itu adalah cermin…!!

Dan aku, aku lebih buruk dari yang aku bayangkan.

Albert Rahman Putra
Ketika gelap di 2010

Ayo tanggapi atau komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 23 November 2010 by in Arsip Blog and tagged , , , , , .

BUJANGKATAPEL JURNAL ONLINE

Blog ini dikelola oleh @albertrahmanp, sebagai media pengarsipan personal dan kolektif, serta publikasi kajian singkat seputar seni dan sastra.

KONTAK

Jl. Btg Suliti 76 Perumahan Batu Kubung, Kabupaten Solok - Sumatera Barat. 23761

www.bujangkatapel.wordpress.com
email: bujangkatapel@yahoo.co.id
twitter: @bujangkatapel
Facebook: Bujangkatapel Art Foundation

On Facebook

On Twitter

Archives (Arsip)

%d blogger menyukai ini: